Tanggung Jawab yang harus di pikul oleh Juventus
http://infoberitaindoneisa.blogspot.com/2016/03/tanggung-jawab-yang-harus-di-pikul-oleh.html
Pada sabtu kemarin kita telah
mengetahui Juventus telah mengang 1-0 Melawan Sassuolo pada tangal 12 jam 2:45 AM, di ajang Serie A
Liga Italia, pada akhir pecan lalu, setalah menang kini Juventus lawan tangguh
menanti di liga Champions. Jerman, Bayern Muenchen, Kedua team besar ini siap
menghadang langkah Juventus Menuju fase Perempat final.
Satuhal yang kita ketahuo dan
menjadi masalah dan sekaligus hambatan bagi Juventus dikarenakan pada laga
pertama di kandang,Juventus tidak bisa menang dan hanya bermain imbang 2-2 Sehinga kali ini kemenangan mutlak harus jadi milik
club dengan julukan La Vecchia Signora.
Bertandang ke Allianz Arena
stadium dan wajib menang, bukanlah hal mudah bagi Juventus. Selain karena
dukungan penuh publik terhadap tim tuan rumah Muenchjuga memiliki materi pemain
yang amat baik, terbilang mumpuni. Disamping itu Muenchen telah berhasil membukukan
dua gol di Turin pada laga tandang mereka sebelumnya.
[next]
Namun, harus diakui, materi
pemain Juventus juga tidak kalah bagus dari Muenchen. Pada kompetisi Serie A
Liga Italia, Juventus tidak kemasukan satu gol-pun pada 10 pertandingan
terakhir mereka. Juventus terakhir kali kemasukan gol pada tanggal 10 januari 2016,
sebuah gol oleh Antonio Cassano.
Di ajang Serie A team-team lain
sangat kagum dengan juventus Perfomance membuat menyatakan bahwa Juventus
Merupakan masih Sebuah team raksasa dan masih bisa menunjukkan taring-nya, dan
pada ajang ini Juventus menjadi wakil dari italia yang tersisa, dan meyakinkan
masyarakat italia, dengan menembus babak quarte final Liga Champion Eropa. Sungguh
Beban yang tidak ringan untuk team Juventus.
[next]
Semangat
percaya diri Juventus
Ketika melawan klub besar seperti
muenchen salah satu seorang pemain Juventus Claudio Marchisio Menyatakan bahwa
team nya menyadari penting baginya dan pemain lain saat bertanding dengan tanpa
rasa takut.
La vecchia Signora sangat percaya
diri bahwa mereka akan mampu mengalakan Bayern Muenchen. Salah satu faktor yang
mempengaruhi suasana ruang ganti pemain juga merupakan hal yang sangat penting
sekali, hal ini di lontarkan oleh sang kipper Juventus; Gianluigi Buffon.
Yang akan menjadi sebuah
pertanyan yang beras pada otak kita. Apakah semua pemain Juventus akan
merasakan di dalam diri mereka sebuah gelora untuk berjuang mati-matian demi sebuah
beban yang dipikul sebagai wakil italia. Pada musim lalu mereka berhasil
menjadi runner up, sebelum kalah dari Barcelona difinal.
Massimiliano Allegri dia tahu
persis bagaimana memaksimalkan kapasitas dan talenta pada para semua pemainnya,
sebuah konsentrasi yang tinggi diperlukan sepanjang pertandingan yang amat
menentukan ini, mereka harus bermain dengan semangat juang yang tinggi
[next]
Formasi
yang digunakan
Pada pertandingan yang akan datang
kemungkinan besar juventus akan mengunakan Formasi
3-5-2, dengan membawa pemain utamanya yaitu; Andrea Barzagli, Giorgio
Chiellini sebagai pertahanan, Stephane Lichtsteiner, Sami Khedira,
Marchisio,Paul Pogba dan Alex Sandro pada tengah,Paulo Dybala dan Mario
Mandzukic sebagai pemain depan dan penjaga gawang Buffon.
Sedangkan squadra Muenchen kemungkinan besar akan turun dengan Formasi 4-1-4 -1, Neuer sebagai penjaga
gawang, Phillip Lahm, Mehdi Benatia, Alaba dan Bernat pada lini pertahanan,
Arturo Vidal, diikuti Douglas Costa, Thomas Muller, Thiago serta Arjen Robben
pada lini tengah, sedangkan pucuk senapan adalah Robert Lewandoski.
Pada akhirnya kondisi fisik yang
fit dan mental juara yang sangat menetukan hasil akhir dai pertandingan ini,
pada hari Rabu para pemain wajib berkonsentrasi dengan jiwa dan raga meraka
akan berjuang dengan semangat tinggi.

