yes

Ribuan Buruh supir Serah Dengan Transportasi berbasis Online

Puluhan Supir Resah Dengan Transportasi Online

Puluhan Supir Resah Dengan Transportasi Online
Uber dan Grab membuat serah para supir transportasi lainnya

Para ribuan buruh supir demo mereka merasa resah dengan adanya transportasi bebasis online, para supir menyakatan dengan ada nya transportasi online penghasilan mereka menjadi turun, banyak supir yang menentang dengan ada nya transportasi bebasis online.
Pada hari ini masih banyak supir yang demo dan mogok untuk tarik penumpang, hal yang sangat disayangkan, padahal kita bisa lihat sisi positif dengan ada nya transportasi berbasis online diantaranya
Kenyamanan
Saat kita sedang mengunakan jasa transporatsi tentu kita mengingikan sebuah kenyamanan dengan nyaman kita akan merasa senang dan tidak mikirkan sesuatu hal yang buruk.
Kemudahan
Dengan adanya transportasi berbasis online memudahkan masyarakat untuk mencari trasportasi tanpa harus susah payah menungu di pingir jalan lamanya dengan menunduh aplikasi yang di sediakan dengan mengunakan smartphone kita dapat memesan jasa transportasi berbasis online.
Keramahan
Pada penumpang sangat senang dengan keramahan yang diberikan oleh para supir yang berkerja pada transportasi bebasis online.
Akan tetapi masih banyak orang yang masih belum mengerti dengan keadaan transportasi berbasis online, banyak hal yang kita bisa ambil sebuah keuntungan.tetapi faktanya pada kemarinTerlepas dari semua yang dialami konsumen, keberadaan taksi dan ojek online dilihat lebih banyak buruknya oleh pelaku usaha bidang transportasi yang lebih "senior". Pihak Organda DKI Jakarta mengeluhkan "pendatang baru" tersebut yang dianggap menerobos semua aturan dan bersaing secara tidak sehat.
ribuan buruh supir demo
ribuan buruh supir demo menolak transportasi berbasis online


"Uber sama Grab tidak bayar pajak, tidak punya izin usaha, mereka ilegal. Banyak penumpang sekarang beralih ke sana, dampaknya, terjadi banyak pengangguran sejak dua tahun lalu. Perusahaan taksi banyak yang kolaps," ujar Ketua Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan, beberapa waktu lalu.
Dan barulah Kementerian Perhubungan merespons dengan sempat mengeluarkan larangan beroperasi sampai surat rekomendasi menutup aplikasi Uber dan Grab, kemarin.

Padahal pemerintah masih belum bisa memberikan sebuah solusi untuk sebuah transportasi yang sangat layak untuk diberikan kepada masyarakat dengan nyaman, serta jalan masih banyak yang macet hal ini yang hasur nya menjadi tujuan dan yang dipikirkan oleh pemerintah.
[right_sidebar]

Related

Transportasi 988051177169745745

Post a Comment

emo-but-icon

POPULER

Terbaru

Komentar

item